Buku Diet Tya Ariestya Dianggap Sadis, Yulia Baltschun Menilai Jahat karena Kalori Terlalu Rendah

Artis Indonesia Tya Ariestya sempat viral dan ramai diperbincangkan. Pasalnya, ibu dua orang anak ini dapat memangkas berat hanya dalam hitungan bulan saja. Tentu saja hal ini mengejutkan publik. Apa lagi penampilan Tya Ariestya kini jauh berubah.

Ia tidak sungkan membagi perubahan tubuhnya yang semakin langsing di akun Instagram miliknya. Namun kini Tya Ariestya tidak hanya jadi sorotan karena penampilan yang berubah. Tapi juga soal kisah dietnya yang kini dirilis dalam bentuk buku berjudul "The Journey of Fit Tya Ariestya". Dilansir dari Kompas.com ada beberapa pihak yang berhasil mengikuti diet Tya Ariestya.

Namun ada pula yang bermasalah pada pencernaan seperti buang air besar. Akun edukasi gizi @gizipedia_id juga membahas pola diet yang dijalani Tya Ariestya menjadi sebuah utas. Dari akun tersebut, diceritakan perihal pertanyaan seor pasien perihal sayur yang bisa menggemukkan.

Dan ternyata, pertanyaan itu bersumber dari buku diet yang sempat viral itu. Karenanya beberapa pihak merasa diet tersebut memunculkan beberapa kesalahpahaman soal gizi. Senada dengan @gizipedia_id, Yulia Baltschun pun mengatakan jika diet yang diusung oleh Tya Ariestya lumayan membahayakan.

Menurutnya, bagian diet yang tidak sehat adalah konsumsi kalori yang terlalu rendah. Yaitu hanya 300 kalori saja "Kalorinya itu ekstrim banget. Itu dibandingkan sama anak aku, balita, lebih banyak anak aku," ungkap Yulia pada IGTV di akun Instagram miliknya @yuliabalschun, Rabu (3/3/2021). Walaupun di dalam buku tersebut sudah ada disclaimer jika kalori tersebut hanya untuk Tya Ariestya Yulia tetap merasa geram.

Harusnya kalau sudah ada peringatan tidak perlu dipublikasikan dalam buku edukasi diet. Karena pasti semua orang akan mengikuti apa yang tertulis di dalam sana. Menurut Yulia, untuk membuat program diet yang akan disebarluaskan harus ada penelitian terlebih dahulu. Ada step dan prosedur yang tidak sesederhana itu.

"Sadis sih, menurut aku ini jahat. Hati nurani lebih didengerin," ungkapnya. Apa lagi di Indonesia, banyak di luar sana orang orang yang sangat ingin menguruskan berat badan. Menurutnya, ini malah menjadi sasaran empuk bagi mereka yang sudah putus asa menurunkan berat badannya.

Kalau diet dilakukan secara sembarangan tanpa memperhatikan kalori dan nutrisi, maka akan banyak efek yang ditimbulkan. Tidak hanya pada kebutuhan otak (kognitif) tapi juga pada kesehatan kulit dan rambut. Terutama pada perempuan. Nutrisi dan gizi yang tidak cukup dapat membuat jadwal menstruasi berantakan.

Yuli mengaku sempat melakukan diet yang tidak memperdulikan keseimbangan gizi pada tubuh. Namun di sini Yulia kembali menekankan jika tidak menyukai Tya sebagai personal. Hanya saja ia tidak setuju pada program diet yang disebarkan pada publik. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *